Rapat tim PKSAI NTB

Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) di Pulau Lombok akan menggelar “Gawe Gubuk”. Pelayanan langsung di lokasi tempat kerentanan anak itu bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, meringankan biaya serta memangkas alur birokrasi kepengurusan administrasi layanan.

Selain tujuan itu, kata Sekretaris LPA NTB, Sukran Hasan,  pun meningkatkan capaian dan percepatan implementasi Perbup/Perwal tentang PKSAI; Meningkatkan partisipasi masyarakat serta mendorong kebijakan program dan penganggaran pelaksanaan PKSAI; Uji coba SOP PKSAI; Up date DTKS tingkat desa ; serta adanya Input primero dari  tingkat desa .

Sedangkan sasaran kegiatan pelaksanaan Gawe Gubuk adalah anak-anak yang memiliki kerentanan tinggi di  5 desa/kelurahan, yaitu Kelurahan Bertais (Kota Mataram), Desa Pringgabaya (Lombok timur), Desa Muncan (Lombok Tengah), Desa Midang (Lombok Barat), dan Desa Jenggala (Kabupaten Lombok Utara).

Menurut  Sukran, beberapa persiapan  dilakukan meliputi : Pertemuan sosialisasi dan persiapan dengan pemerintah desa / kelurahan dengan jajarannya sehingga tersusun jadwal kegiatan dan pembagian tugas untuk pendataan kerentanan anak di kelurahan /desa. Pertemuan koordinasi dan persiapan dengan seluruh Tim PKSAI dan sektor layanan lain sehingga tersusunnya panitia pelaksana dan tersusunnya jadwal / susunan acara kegiatan Pendekatan Layanan PKSAI.

Disamping itu pertemuan verifikasi data kerentanan antar pemerintah desa dengan Tim PKSAI untuk memastikan jumlah peserta serta kebutuhan layanan yang diperlukan. Pun akan digelar pertemuan persiapan sehari sebelum pelaksanaan Layanan PKSAI  antar panitia tingkat desa dengan panitia Tim PKSAI kabupaten/ kota agar ada presepsi yang sama mengenai alur pelayanan dan teknis acara.

Gawe gubuk itu nantinya menghadirkan lembaga layanan seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, Kepolisian, bagian data DTKS, Admin Primero, dan lain-lain (sesuai kebutuhan layanan yang diperlukan). Lembaga Layanan melakukan pelayanan di stand / meja masing-masing sesuai yang sudah disiapkan oleh panitia.

Lembaga layanan itu diperlukan disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan bagi anak rentan baik dari sisi kesehatan, pendidikan, ekonomi maupun adminduk. Gawe Gubuk itu sendiri akan berlangsung di Kota Mataram tanggal 18 November 2020, di Lobar 19 November2020,Loteng 23 November2020, Lotim 25 November, dan KLU 26 November 2020.

“Target minimal pelayanan 10 orang di dusun di masing-masing desa,” katanya..