Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Mataram, Jubi – Ketua Divisi Advokasi Hukum Lembaga Perlindungan Anak Nusa Tenggara Barat (LPA NTB) Joko Jumadi mengungkapkan kasus kekerasan terhadap anak pada 2017 meningkat.

“Sampai saat ini yang sudah kita tangani 26 kasus. Sedangkan pada periode yang sama pada 2016 itu 24 kasus. Ada peningkatan 2 kasus,” kata Joko Jumadi di Mataram, Selasa (21/2).

Kasus kekerasan yang menimpa anak di NTB itu, seperti pemerkosaan, pembunuhan, kekerasan seksual dan penganiayaan.

Bahkan saat ini LPA sedang menangani kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap salah seorang anak dibawah umur di Desa Peresak Kecamatan Batukliang. Korban, seorang siswi sekolah dasar diperkosa dan dibunuh oleh pelaku DAR (24) warga setempat.

“Proses hukum terhadap pelaku saat ini ditangani Polres Lombok Tengah,” ujarnya.

LPA juga melakukan pendampingan hukum dan terapi psikologis bagi korban.

Sedangkan untuk mencegah kekerasan seksual terhadap anak, pihaknya menggelar pendidikan anti kekerasan seksual bagi guru PAUD, TK dan SD.

Ada juga edukasi pendidikan pra nikah bagi anak SMP dan SMA,sosialisasi parenting skill, kepada orang tua melalui majelis taklim maupun komite sekolah.(*)

Sumber: http://tabloidjubi.com/m/artikel-3897-kekerasan-terhadap-anak-di-ntb-naik.html