LPA NTB melakukan audiensi dengan Dinas Dukacapil Lobar serangkaian upaya pemenuhan identitas hukum masyarakat Kabupaten Lombok Barat terutama kepemilikan akta kelahiran anak usia 0-18 Tahun, Pasalnya sementara ini masih ditemukan sekira 17,21% warga Lobar belum memiliki akta kelahiran.

Audiensi itu merupakan follow up dari lokakarya pemetaan masalah pencatatan kelahian dan pengembangan teori perubahan yang berlangsng di Hotel Lombok Raya 21-22 Januari 2019. Acara itu dihadiri Direktur Kependudukan dan Kesejahteraan Sosial Bappenas, Dr.Maliki.

Dalam audiensi itu LPA NTB yang diwakili Imam Prasetio, S.H dan Anang Khairul Ansori diterima baik oleh Kepala Dinas Dukcapil Lobar, H.Muridun, MM.

Imam Prasetio, S. H menguraikan bahwa tujuan audiensi untuk tindak lanjut kerjasama pelayanan keliling akta kelahiran di 2 kecamatan yang mencakup 9 desa di kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan data LPA NTB di salah satu dusun saja terdapat 250 warga yang belum memiliki akta kelahiran, sehingga perlu adanya upaya jemput bola untuk menuntaskannya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Dukcapil Lombok Barat, H.Muridun, menyambut baik upaya yang dilakukan LPA NTB dan akan segera membuatkan MOU dengan Pemkab Lobar. Ia pun berharap pelayanan keliling ini tidak hanya mencakup akta kelahiran melainkan juga dokumen adminduk lainnya seperti perekaman e-KTP, pembuatan Akta kematian dan pembuatan KK.

Diharapkan pelayanan keliling di Kabupaten Lombok Barat sudah mulai berlangsung awal Februari 2019. mam