Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerjasama dengan United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) menyelenggarakan kegiatan dengan tema Pelatihan Relawan Sahabat Anak LPA NTB.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak Senin (28/1/2019) hingga Selasa (29/1/2019) di Gili Meno Room, Hotel Lombok Raya. Kegiatan yang diikuti oleh 60 dari 298 peserta yang telah lolos pada tahap seleksi tes psikologi tersebut dibuka oleh Ibu Hj. Niken Saptiani Widyawati, S.E. M.Sc. selaku ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB.

Dalam sambutannya Ibu Hj. Niken menyatakan, menjadi relawan sahabat anak berarti orang harus yang rela mendedikasikan waktu, pikiran, dan tenaga untuk anak-anak. Apresiasi disampaikan untuk acara ini karena sudah saatnya mengkader tenaga-tenaga baru untuk menjadi sahabat anak bukan hanya berdasarkan segi kualitas tetapi juga dari segi kuantitas.

Pada pelatihan tersebut para peserta memperlihatkan antusias dan keaktifan selama proses diskusi dari beberapa materi yang disampaikan seperti penyampaian materi mengenai KHA dan SPA yang disampaikan oleh Bapak Joko Jumadi, Kode Etik LPA dan Alur Penanganan Kasus yang disampaikan oleh Khairus Febryan Fitrahady. Disampaikan juga materi mengenai Media dan Jaringan Ramah Anak yang disampaikan oleh M. Riadhussyah.

Adapun tujuan pelaksanaan pelatihan relawan ini adalah pertama, untuk mewujudkan terbentuknya kelompok remaja yang memahami perlindungan anak Indonesia. Kedua, terwujudnya penyelenggaraan dan jaringan perlindungan anak yang responsif. Ketiga, terbentuknya ruang publik (anak muda) yang mengambil bagian dalam perlindungan anak.

– nur –