Setelah beberapa bulan sebelumnya telah dilakukan pengumpulan dan pengolahan data, Tim Peneliti Profil Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) Tahun 2017 pun akhirnya memasuki tahap baru.

Bertempat di Sangkareang Room Hotel Lombok Raya, salah seorang perwakilan Tim Peneliti, Khairus Febryan Fitrahady, memimpin Focus Group Discussion (FGD). Pada FGD yang diselenggarakan oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB pada tanggal 15 Februari 2019 itu terungkap data-data yang telah terkumpul dari Bapas, Pengadilan Negeri, dan Lapas yang ada di NTB.

Data yang ditampilkan di hadapan dua puluh orang peserta tersebut mendapatkan tanggapan dari peserta berupa masukan dan pertanyaan.

Masukan menarik dari salah seorang peserta, yaitu memasukkan rekomendasi terkait latar belakang penyebab anak menjadi ABH, yaitu pola pengasuhan keluarga. Selain itu, tanggapan lainnya terkait dengan penanganan ABH yang sudah cukup baik, sehingga ke depannya diperlukan langkah pencegahan. LPA NTB menerima masukan-masukan itu untuk dimasukkan ke dalam laporan nantinya.

Adanya masukan-masukan dalam pertemuan hari itu melengkapi data yang telah dikumpulkan dan diolah. Selanjutnya Tim Peneliti akan melanjutkan pekerjaan penyusunan dan pencetakan laporan. Itu artinya tinggal selangkah lagi, Profil ABH NTB 2017 dapat disusun.